HARI BUMI 22 APRIL 2016

ARTIKEL Join the Conversation

Tanggal 16 April 2016 kami sekeluarga pergi ke Kebun Raya Bogor untuk menghadiri acara. Beberapa hari terakhir Kota Bogor di landa Panas terik disiang hari dan Hujan pada sore hari. Cuaca saat ini memang sedang tidak menentu, perputaran udara panas dan dingin terjadi begitu cepat dalam satu hari.

Hari itu kami pergi pagi hari ke Kebun Raya Bogor, dimana udara masih segar dan indah. Anak-anak senang sekali berlarian kesana kemari sambil menghirup udara yang segar diantara pepohonan yang rindang dan hijau. Tiba- tiba anak pertama kami bertanya, “kenapa disini sangat sejuk, tidak panas seperti di rumah?”. Saya jawab, “karena disini banyak pohon sehingga udara menjadi bersih dan adem”

 
Anak pertama kami ini memang senang sekali bertanya, sekali bertanya akan terus berlanjut hingga dia capek. Pertanyaan tersebut berlanjut menjadi pertanyaan-pertanyaan selanjutnya, sampailah dia bertanya seperti ini, “kenapa cuacanya aneh sekali, kadang panas tiba-tiba hujan?”.

Sebetulnya pertanyaan itu mungkin banyak dipertanyakan oleh kita juga sebagai orang dewasa, kenapa cuaca sekarang ini tidak seperti 10 atau 20 tahun yang lalu, dimana ketika bulan berakhiran “ber” selesai, maka hujanpun berhenti. Tapi ini sudah menginjak bulan ke 4 dan hujan masih datang. Jika kita melihat berita di media, diberbagai penjuru dunia terjadi banyak sekali kejadian alam yang membuat kita harus introveksi diri, kenapa bisa begini?.

Pada Hari Bumi sedunia ini, atau lebih dikenal dengan Earth Day oleh orang “bule”, Mari kita merenung, apa yang terjadi dengan bumi ini? kenapa bisa seperti ini? apa yang bisa kita lakukan untuk membantu bumi agar kembali sehat. Karena bagaimanapun bumi ini adalah rumah kita, rumah anak dan cucu-cucu kita kelak bernaung. Jika gaya hidup kita masih seperti ini, tidak menutup kemungkinan cucu kita akan kelaparan dan kehausan.

Dimasa yang akan datang penguasa bukan lagi memperebutkan minyak tapi kita secara individu akan rebutan bahan makanan, jika kita telisik lebih dalam, di berbagai tempat sudah terjadi krisis air bersih.

Lalu bagaimana kita memulainya? Jika kita memang sayang dengan bumi kita yang indah ini, mari kita sama-sama melakukan hal-hal kecil yang pasti akan membawa perubahan besar jika kita melakukannya bersama-sama.

apa saja hal kecil yang bisa kita lakukan untuk menolong bumi tercinta kita ini? Buat setiap hari adalah Hari Bumi.

  1. Buang sampah pada tempatnya, Ini hal ecek-ecek yang sangat sulit sekali dilakukan oleh orang indonesia. Entah kenapa semua kalangan tidak bisa membuang sampah pada tempatnya. Baik itu anak kecil, anak sekolah, anak kuliahan, orang kantoran hingga para sesepuh. Saya sering sekali melihat anak mahasiswa yang mungkin dia sudah mendengar bahwa sampah itu harus di buang ke tempatnya beratus-ratus kali. Akan tetapi dengan entengnya dia buang sampah ke luar angkutan umum, orang bermobil seenaknya buang sampah ke jalan raya. Bagaimana anak-anak bisa mencontoh, kalau orang dewasapun melakukan itu seolah itu bukan dosa.
    Lalu bagaimana solusinya? Pertama, Jika kita punya anak kecil usahakan selalu ingatkan dia untuk buang sampah pada tempatnya, kasih contoh. Jika memang sedang dijalan dan belum nemu tempat sampah, usahakan sampah itu dibawa di tas dengan memasukkannya ke kantong yang sudah kita sediakan dari rumah. Karena habit atau kebiasaan itu akan berlanjut hingga dewasa. Jika Orang-orang yang sudah remaja dan dewasa membuang sampah sembarangan tanpa beban, sudah bisa dipastikan dia tidak pernah diberikan contoh oleh orang sekitarnya, tidak pernah di tegur dan tidak pernah di ingatkan.
    Kemudian, Tegur. Tegur orang yang buang sampah sembarang jika dia melakukannya di hadapan kita. Orang cerdas, jika dia ditegur maka dia akan ingat sampai kapanpun, apalagi jika dia di tegur di tempat umum.
  2. Kurangi penggunaan Plastik dan Kertas..Usahakan kita membawa kantong sendiri ketika berbelanja atau melakukan transaksi pembelian di manapun. Membawa tempat minum sendiri dan meminimalkan penggunaan plastik apapun. Daur ulang kertas dan gunakan kertas dengan bijak.
  3. Menghemat Listrik dan Air. cabut stop kontak jika kita selesai mencharge atau menyalakan barang elektronik, matikan lampu jika tidak digunakan, tampung air hujan untuk menyiram tanaman atau mencuci kendaraan.
  4. Kurangi penggunaan AC, kendaraan pribadi, dan JANGAN merokok. Asap kendaraan berperan besar dalam pemanasan global, begitu juga asap rokok. Gunakan sepeda untuk berativitas ke lokasi yang tidak terlalu jauh, dan gunakan kendaraan umum jika tidak sedang buru-buru atau darurat.
  5. Menanam tanaman/pohon. Ini yang sangat penting, sudah bukan rahasia umum lagi bahwa banyak sekali kebun-kebun, hutan bukit dan tempat tumbuh tanaman di ratakan untuk dijadikan pemukiman, mall, pabrik dsb. Pohon-pohon dan berbagai tanaman berkurang secara signifikan, membuat kondisi bumi berubah. Saat ini banyak sekali cara bercocok tanam alternatif yang dapat kita upayakan di lahan/tempat yang terbatas, salah satunya Hindroponik. Cara bertanam hidroponik atau media air bisa dijadikan alternatif bercocoktanam, bahkan bisa dipadukan dengan budidaya ikan tertentu.
  6. Menjaga Pasilitas umum, seperti taman, sungai, danau dan kebun. Bogor memiliki beberapa taman, sungai dan danau yang harus kita jaga kelestariannya. Selain itu masih banyak pohon-pohon rindang yang mengelilingi jalan raya di kota Bogor sehingga bisa mengurangi efek emisi kendaraan yang semakin banyak. Dan yang paling besar Bogor memiliki paru-paru kota yaitu Kebun Raya Bogor yang memberikan banyak kontribusi dalam membersihkan udara di sekitarnya. Kita harus menjaganya dengan tidak merusak tanaman yang ada. Tidak dicabut atau di corat-coret seenaknya.

 

Semua hal kecil diatas akan berdampak pada bumi dikemudian hari, kita sendiri yang akan merasakannya. Selain beberapa poin diatas, masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk membantu Bumi tercinta kita kembali sehat.

Di hari Bumi ini setidaknya kita diingatkan kembali bahwa tempat kita berpijak ini butuh perlindungan, meskipun begitu jangan sampai kita melakukannya hanya karena tanggal 22 april ini saja, melainkan setiap hari adalah hari bumi, karena kita masih memerlukan bumi kita ini setiap hari. Akan sangat indah jika bumi kita kembali hijau seperti gambar di bawah ini. Bisa dibayangkan betapa sejuk dan damainya jika kita bisa duduk-duduk bahkan tiduran diarea bayangan pohon tersebut.. LETS SAVE OUR HOME.

 




Leave a Reply