LEBIH BAIK NAMBAH DARI PADA SISA

ARTIKEL, BLOG Join the Conversation

WORLD FOOD DAY yang di peringati setiap tanggal 16 Oktober adalah hari dimana kita di ingatkan kalau di dunia ini masih banyak orang yang kekurangan makanan. Disaat kita cukup makan 3 x sehari bahkan lebih, di belahan bumi sana ada yang bahkan seharipun tidak ada makanan yang masuk ke perutnya. Kelaparan, perang, musibah dan bencana membuat tidak semua orang beruntung mendapatkan makanan cukup.

Jika kita belum bisa membantu mereka secara besar-besaran, kita bisa melakukan hal kecil yang bisa menghormati mereka secara tidak langsung. yaitu dengan berhemat, tidak membuang-buang makanan dan menanam sumber makanan sendiri. Bagus2 bisa dikirim kesana, jika tidak ya kirim uang saja sebagai donasi untuk meringankan kondisi mereka.

Karena saya belum bisa nyumbang atau memberi bantuan kepada mereka secara nyata, saya berusaha untuk menghormati mereka dengan tidak membuang-buang makanan. Salah satu caranya dengan menetapkan aturan dalam keluarga, yaitu Lebih baik Tambah dari pada sisa.  Membuat piring kosong melompong bukan berarti kita kelaparan, tapi kita bersyukur telah diberi makanan. Jangan karena gengsi kita sengaja menyisakan makanan.

Jika kita menghadiri undangan khususnya pernikahan, sering sekali kita melihat banyak sekali sisa makanan tertimbun di tempat makan. Kecenderungan orang mengambil makanan banyak karena merasa tidak perlu bayar alias gratis. Ketika saya masih pegang Wedding Organizer, saya sering melihat sisa makanan menumpuk hasil dari piring2 para undangan. Kadang suka sedih melihat tumpukan makanan dibuang begitu saja. Rasa syukur kita bisa terkikis jika hal tersebut sering dilakukan.

Sejak memiliki anak, saya membuat peraturan di rumah untuk anak-anak, suami dan saya sendiri tentunya, LEBIH BAIK NAMBAH DARIPADA SISA. Mereka boleh menambah makanan/minuman sesuka mereka asalkan tidak bersisa. Ambilah makanan sekedarnya terlebih dahulu, jika masih ingin atau belum kenyang boleh menambah sesuai keinginan beberapa kali asal jangan bersisa. Bagaimana jika ternyata harus bersisa? kasih sisanya ke binatang. Bila sedang ada di tempat orang lain,restoran, atau undangan, kami akan berusaha mengambil sedikit terlebih dahulu, jika ternyata tidak suka, setidaknya tidak akan banyak makanan yang di buang.

Slogan ini dibuat untuk mengurangi sifat mubazir. Banyak sekali orang yang masih kekurangan makanan, jika tidak bisa memberi mereka makanan, setidaknya jangan bersikap sombong dengan membuang-buang makanan. Mungkin banyak keluarga yang memiliki cara atau teknik lain dalam mengurangi ke mubadziran makanan. Lakukan dari hal kecil dan konisten insyaAllah kita tidak akan melihat banyak makanan terbuang percuma.




Leave a Reply