BERTAHAN DALAM UJIAN

ARTIKEL, BLOG Join the Conversation

Setiap Keluarga mendapat ujiannya masing-masing…

Masih merasa hidup orang lain lebih bahagia? merasa hidup kita paling menderita di dunia ini?

Kenapa melihat orang lain bisa tertawa terbahak2 muka berseri tiada henti setiap hari. Seolah masalah enggan mendekat pada mereka.

Semua itu bukan karena mereka tidak memiliki masalah atau ujian hidup. Tapi, mungkin mereka berusaha bersyukur atas apa yang mereka terima.

Karena kebahagian bukan apa yang tidak dimiliki tapi apa yg sudah diberikan Allah disyukuri.

orang senyum, ya senyum aja. orang lain ketawa, kitapun bisa ketawa. yang ngendalikan kita bahagia ya kita sendiri.

Setiap keluarga ada ujiannya, ada yang diuji dengan masalah Anak, masalah suami, masalah materi, masalah mertua, masalah ipar, masalah orangtua, masalah kakak adik bahkan masalah tetangga atau teman.

Kita dikasih salah satu atau kombinasi beberapa masalah disana. Jadi tidak ada yang tidak diuji. semua sudah dikasih bagiannya, sesuai porsinya.

Tak perlu iri, karena jika tidak diuji berati kita sudah mati.

yang merasa hidupnya lebih dari orang lain kemudian jadi sombong, silahkan liat kedalam diri. Jika memang hidupnya tidak ada masalah , semua lancar jaya tanpa kendala sedikitpun, hati hati Istidraj. Karna orang beriman pasti di uji oleh Allah.

Coretan diatas saya tulis untuk menghibur diri sendiri, untuk berbagi dengan teman dan sahabat. Saling mengingatkan bahwa selain kepada Allah SWT kepada siapa lagi kita meminta pertolongan. Jika mau diceritakan mungkin saya adalah orang yang paling tidak beruntung dibandingkan teman-teman sejawat saya. Masalah silih berganti dari mulai start hingga sekarang. Tapi jika saya berkeliling pasar, kampung-kampung, secara kasat mata mungkin saya lebih beruntung dibandingkan mereka, tapi secara kualitas hidup siapa tau mereka lebih beruntung dibandingkan saya.

Semua tergantung pilihan kita, mau ingat kepada Allah atau justru menjauh. Mungkin sangat gampang saya tulis/ngomong bergini. Karena pada kenyataannya tentu saja tak semudah jari-jari menulis, semua pasti serasa berat pada pukulan pertama, justru itulah sabar diuji. Dan jika kita tak bisa bertahan kata diatas akan menjadi omong kosong.

Tapi, jika kita mau menundukkan ego sedikit saja, perlahan-lahan akan terlihat jelas. Terlihat bahwa mau semenyangkal atau menolak bagaimanapun masalah itu tetap ada, tetap menghampiri kita. Tak perlu umbar kesemua media sosial atau orang karena sebesar apapun masalahmu hanya Allah yang bisa membantu menyelesaikannya.

Doa di atas buat saya sebagai pegangan ketika arus masalah sudah menyeret saya kesana kemari. Doa diatas sebagai cahaya harapan buat saya untuk tetap waras.

Jadi mari kita sama-sama bertahan dalam ujian dunia yang hanya mainan ini. saling menguatkan dan jangan pernah meninggalkan solat. Meskipun sedang malas, sedang marah sama Allah, solat saja. Karna mau ga mau kita memang butuh bantuan Allah. Semoga kita semua masih diberi kewarasan ketika di kasih ujian. Aamiin.

 

 

 




Leave a Reply